Mengatasi Masalah ‘dompdf not work in hosting’
Mengatasi Masalah ‘dompdf not work in hosting’

Mengatasi Masalah ‘dompdf not work in hosting’

Pengenalan

Dompdf adalah sebuah plugin yang memungkinkan kita untuk mengkonversi laman web menjadi dokumen PDF. Namun, kadangkala kita mengalami masalah ketika ingin menggunakan plugin ini di hosting website kita. Artikel ini akan membahas beberapa cara untuk mengatasi masalah ‘dompdf not work in hosting’.

Memeriksa Versi PHP Hosting

Pertama-tama, kita harus memeriksa versi PHP hosting kita. Dompdf memerlukan PHP versi 5.3.0 ke atas untuk dapat berjalan dengan baik. Jika versi PHP yang kita gunakan terlalu rendah, kita perlu meminta pihak hosting untuk meng-upgrade versi PHP kita.

Selain itu, pastikan bahwa PHP kita sudah terinstall lib-fontconfig. Hal ini karena dompdf memerlukan lib-fontconfig untuk bisa melakukan rendering font. Kita dapat memeriksa apakah lib-fontconfig sudah terinstall dengan mengetikkan perintah ‘php -i | grep fontconfig’ di terminal.

Jika lib-fontconfig belum terinstall di hosting kita, kita perlu meminta pihak hosting untuk menginstallnya terlebih dahulu.

Memeriksa Hak Akses Folder

Masalah ‘dompdf not work in hosting’ juga dapat disebabkan oleh masalah hak akses folder. Pastikan bahwa folder tempat kita menyimpan file yang akan diubah menjadi PDF memiliki hak akses yang cukup untuk proses pembuatan PDF.

Kita dapat memeriksa hak akses folder dengan mengecek setiap folder dan sub-folder di dalamnya menggunakan perintah chmod di terminal. Pastikan setiap folder dan sub-folder memiliki hak akses yang cukup untuk proses pembuatan PDF di dalamnya.

Selain itu, pastikan folder temp memiliki hak akses yang cukup untuk menyimpan file temporary PDF yang dihasilkan oleh dompdf.

Kesimpulan

Masalah ‘dompdf not work in hosting’ dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti versi PHP yang terlalu rendah dan masalah hak akses folder. Dalam mengatasi masalah ini, kita perlu memeriksa versi PHP hosting dan meminta pihak hosting untuk meng-upgrade versi PHP kita jika dibutuhkan. Selain itu, kita juga perlu memeriksa hak akses folder dan memastikan setiap folder dan sub-folder memiliki hak akses yang cukup untuk proses pembuatan PDF di dalamnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.